Cara Mengontrol Stock Barang agar Tak Selalu Kehabisan. Berbicara mengenai stock barang, maka kita berarti berbicara mengenai manajemen gudang. Stock barang tersebut memang harus dikelola dengan baik dan efektif sehingga tak akan sisa terlalu banyak dan disisi lain masyarakat pun tak akan kehabisan apabila membutuhkan. Dapat dibilang bahwa mengontrol stock barang merupakan salah satu aspek yang sangat penting untuk menjamin kelangsungan hidup sebuah bisnis.

Mengontrol stock barang terdiri dari banyak aspek seperto kapan barang sebaiknya dipesan, berapa jumlahnya, apa saja yang harus dipesan dan lain sebagainya. Sulit? Tak terlalu sulit apabila anda menjalankan beberapa cara untuk mengontrol stock barang seperti di bawah ini.

  1. Menilai Stock Barang yang Dimiliki

Pertama tama, anda harus akurat dalam menilai stock barang yang anda milikii. Untuk melakukannya dengan baik, sebaiknya anda memiliki daftar barang yang ada. Selain itu, usahakan untuk melakukan penilaian dalam kurun waktu tertentu secara disiplin misalnya anda harus melihat stock setiap dua hari sekali, seminggu sekali atau lainnya. Ada baiknya pula anda memiliki data penjualan sehingga anda bisa tahu kira kira seberapa banyakkah barang yang dibutuhkan dalam kurun waktu tertentu.

  1. Memberikan Kode untuk Setiap Barang

Tahukah anda, memberikan kode untuk setiap barang adalah hal yang sangat penting. Kode yang diberikan pun tak memiliki aturan tertentu atau semua tergantung dengan kewenangan sebuah perusahaan agar barang tersebut mudah dicari dan kodenya pun mudah dimengerti oleh pegawai yang bersangkutan. Beberapa jenis kode yang bisa anda gunakan adalah warna, angka, huruf atau perpaduan dari hal tersebut. Apabila anda sudah memiliki sistem komputerisasi yang baik, tak ada salahnya untuk memberikan kode berupa barcode yang dapat dipindai sehingga akan mudah diketahui berapa stock barang yang tersedia untuk kode tersebut.

  1. Melakukan Stock Opname dengan Teratur

Barang yang tersimpan di gudang belum tentu sepenuhnya aman dari pencurian atau kerusakan. Oleh karena itu, terkadang barang yang ada di gudang tak sama dengan jumlah seperti yang ditulis di catatan fisik terkait. Oleh karena itu, ada pentingnya untuk melakukan stock opname dengan teratur sehingga informasi mengenai jumlah barang yang ada, berapakah barang yang rusak dan lain sebagainya dapat terus di update dengan baik. Dengan arti kata lain, anda akan mendapatkan data stock barang secara real time untuk menjauhkan anda dari resiko kehabisan barang.

  1. Menggunakan Bantuan Aplikasi Pengelolaan Stock Barang

Di jaman serba teknologi seperti ini, ada banyak sekali aplikasi berguna yang bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan anda. salah satunya adalah aplikasi untuk mengontrol stock barang. Tak ada salahnya untuk mencoba menggunakan aplikasi ini. Namun harus diingat bahwa anda harus memahami betul mengenai cara untuk menggunakan aplikasi tersebut dan menggantungkan data hanya pada data digital tak direkomendasikan. Artinya, melihat ulang dan mendata kembali stock barang secara manual dan teratur tetap dibutuhkan.

  1. Mencatat Stock Barang yang Sudah Terjual

Terakhir, jangan lupa untuk mencatat stock barang yang sudah dijual dengan baik. Hal ini akan memudahkan anda dalam melaukan crosscheck antara barang yang masih tersedia di gudang dengan barang yang sudah keluar. Cara ini juga penting sebagai data jumlah penjualan yang sudah terjadi yang akan memudahkan anda untuk melihat berapakah rata rata penjualan yang ada dalam kurun waktu tertentu. Tentu langkah ini bisa menghindarkan anda dari resiko kehabisan barang.

Jika perusahaan anda membutuhkan software akuntansi untuk mengontrol persediaan barang, Key Accounting Software adalah pilihan yang tepat. Hubungi marketing kami untuk informasi lebih jelas

Related Posts
menentukan promosi $zopim( function() { })