Menjadi seorang akuntan ialah pekerjaan yang menyenangkan, tetapi juga melelahkan dan sepanjang hari selalu bekerja didepan layar komputer melakukan pencatatan akuntansi. Jika laporan debet dan kredit sesuai, Anda pasti bakal merasa lega, tetapi sebaliknya andai debet dan kredit tidak sesuai, Anda pasti akan pusing dan menghitung ulang keuangan. Secara umum, dalam dunia akuntan terdapat dua cara pencatatan finansial yang dikenal, yaitu metode akuntansi berbasis kas dan akrual basis.

Sebelum menyimpulkan apakah mesti memakai metode berbasis kas atau akrual sebagai pemilik perusahaan, Anda mesti memahami pengertian dari cara akuntansi berbasis kas dan akrual, pro dan kontra di seputar pemakaian dua cara tersebut, dan apa saja masing-masing kelebihan dan kelemahannya seperti yang akan diterangkan di bawah ini.

Konsep (Metode) Pencatatan Akuntansi

1. Pencatatan Akuntansi Dengan Metode Cash Basis

Akuntansi berbasis kas adalah salah satu konsep yang sangat urgen dalam akuntansi, dimana Pencatatan basis kas ialah teknik pencatatan saat transaksi terjadi dimana duit benar-benar diterima atau dikeluarkan. Akuntansi Cash Basis juga berarti bahwa basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada ketika kas atau setara kas diterima atau ditunaikan yang dipakai untuk pernyataan pendapatan, melakukan pembelian barang dan pembiayaan.

1) Keunggulan Pencatatan akuntansi dengan Metode Cash Basis

  • Metode Cash basis dipakai untuk pendaftaran pengakuan pendapatan, melakukan pembelian barang dan pembiayaan.
  • Beban/biaya belum dinyatakan sampai adanya pembayaran secara kas walaupun beban sudah terjadi, sampai-sampai tidak mengakibatkan pengurangan dalam penghitungan pendapatan.
  • Pendapatan dinyatakan saat diterimanya kas, sehingga benar-benar menggambarkan posisi yang sebenanya.
  • Penerimaan kas seringkali diakui sebagai pendapatan.

2) Kelemahan Pencatatan akuntansi dengan Metode Cash Basis

  • Metode Cash basis tidak menggambarkan besarnya kas yang tersedia.
  • Akan bisa menurunkan perhitungan penghasilan bank, sebab adanya pengakuan penghasilan sampai diterimanya duit kas.
  • Adanya penghapusan piutang secara langsung dan tidak mengenal adanya perkiraan piutang tak tertagih.
  • Biasanya digunakan oleh perusahaan yang usahanya relative kecil seperti toko, warung, mall (retail) dan praktek kaum spesialis
  • Setiap pengeluaran kas dinyatakan sebagai beban.
2. Pencatatan Akuntansi Dengan Metode Accrual Basis

Basis Akrual (Accrual Basis) Teknik basis akrual mempunyai fitur pendaftaran dimana transaksi telah dapat disalin karena transaksi itu mempunyai implikasi duit masuk atau terbit di masa depan. Transaksi disalin pada ketika terjadinya walaupun duit belum benar – benar diterima atau dikeluarkan.

Dengan kata lain basis akrual dipakai untuk pengukuran aset, keharusan dan ekuitas dana. Jadi Basis akrual ialah basis akuntansi yang mengakui pengaruh transaksi dan peristiwa lainnya pada ketika transaksi dan peristiwa tersebut terjadi tanpa menyimak saat kas atau setara kas diterima atau dibayar.

1) Keunggulan Pencatatan akuntansi dengan Metode Basis Akrual

  • Metode aacrual basis dipakai untuk pengukuran aset, keharusan dan ekuitas dana.
  • Beban dinyatakan saat terjadi transaksi, sampai-sampai informasi yang diserahkan lebih handal dan terpercaya.
  • Pendapatan dinyatakan saat terjadi transaksi,sampai-sampai informasi yang diserahkan lebih handal dan terpecaya walaupun kas belum diterima.
  • Banyak dipakai oleh perusahan-perusahana besar (sesuai dengan Ketentuan Standar Akuntansi Keuangan dimana mewajibkan suatu perusahaan untuk memakai basis akural).
  • Piutang yang tidak tertagih tidak bakal dihapus secara langsung namun akan dihitung kedalam perkiraan piutang tak tertagih.
  • Setiap penerimaan dan pembayaran akan disalin kedalam setiap akun cocok dengan transaksi yang terjadi.
  • Adanya peningkatan penghasilan perusahaan sebab kas yang belum diterima dapat dinyatakan sebagai pendapatan.

2) Kelemahan Pencatatan akuntansi dengan Metode Basis Akrual

  • Metode akrual basis dipakai untuk pencatatan.
  • Biaya yang belum dibayarkan secara kas, akan disalin efektif sebagai ongkos sehingga dapat meminimalisir pendapatan perusahaan.
  • Adanya resiko penghasilan yang tak tertagih sampai-sampai dapat menciptakan mengurangi penghasilan perusahaan.

Anda sedang mencari software akuntansi yang dapat membantu anda dalam pencatatan akuntansi ? Key Accounting & Management Software adalah pilihan yang tepat untuk anda

Related Posts
ProfesionalSearch Engine Optimization $zopim( function() { })