Bagaimana Membatasi Credit Limit Piutang Pelanggan agar Cash Flow Perusahaan tak Terhambat? Pelanggan merupakan aspek penting yang bisa mengembangkan sebuah perusahaan. Apabila berbicara mengenai pelanggan, tak jarang ada pelanggan yang membayar invoice dengan tepat waktu, namun tak jarang pula ada yang membayar invoice dengan cara kredit atau mengangsur (piutang). Terlalu banyak piutang dari pelanggan tentu juga tak baik untuk cash flow sebuah perusahaan. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan pelanggan segera menyelesaikan hutangnya.

Lalu, bagaimana cara untuk mengatasi piutang yang dimiliki oleh pelanggan kepada perusahaan kita? Tips tips berikut ini mungkin bisa membantu.

  1. Membuat Jadwal Pembayaran

Apabila ada pelanggan yang melakukan pembelian dengan nilai yang cukup tinggi, anda tak harus memaksanya untuk melakukan pembayaran sekaligus setelah pesanan mereka selesai dibuat. Sebagai gantinya, anda bisa membuat sebuah jadwal pembayaran yang sudah disepakati bersama. Apabila pelanggan seringkali tak patuh dengan jadwal tersebut, ada baiknya untuk memberikan ketegasan dengan ancaman tak akan menyelesaikan pesanan apabila hal ini terus menerus terjadi.

  1. Memberikan Diskon untuk Pelanggan yang Membayar di Awal

Diskon terdengar sangat menggiurkan untuk siapapun bukan? Nah, untuk mengatasi pelanggan membandel yang seringkali sangat terlambat membayar tagihan, anda bisa memberikan promosi berupa diskon untuk pelanggan yang membayar tagihan sebelum tanggal jatuh tempo. Namun ingat, sebaiknya besaran diskon tersebut tak membuat anda rugi. Secara umum, diskon yang diberikan oleh sebuah perusahaan untuk hal ini berkisar antara 2 hingga 3 persen saja dari total pembelian yang dilakukan oleh pelanggan.

  1. Menggunakan Cara Pembayaran yang Mudah serta Menguntungkan

Meskipun terlihat sepele, namun pembayaran yang mudah ternyata akan lebih mampu membuat pelanggan membayar tagihan dengan cepat. Cobalah cari sistem pembayaran yang lebih memudahkan dan menguntungkan kedua belah pihak. Contohnya saja dengan melakukan sistem pembayaran menggunakan rekening antar bank. Untuk menghindari biaya transfer antar bank, anda bisa juga membuat lebih dari satu akun rekening di bank yang berbeda. Namun, meskipun anda tak bisa membuatnya pun tak masalah karena biasanya biaya transfer antar bank tak terlalu besar. Hal ini berbeda dengan menggunakan suatu layanan yang biasanya akan membutuhkan biaya transaksi dan biaya penarikan uang dari rekening anda.

  1. Jangan Mengirim Invoice Terlalu Mepet dengan Tanggal Jatuh Tempo

Menerima invoice dapat menjadi hal yang kurang disukai oleh beberapa orang, terlebih lagi apabila invoice tersebut datang berdekatan atau mepet dengan tanggal jatuh tempo pembayaran. Karena itu, lebih baik anda tak memberikan invoice terlalu mepet dengan tanggal pembayaran agar pihak pelanggan pun bisa mempersiapkan dana untuk membayar. Ada baiknya pula untuk selalu mengingatkan pembeli untuk membayar invoice ketika sudah mendekati tanggal jatuh tempo. Apabila terdapat pelanggan yang terlambat membayar, usahakan untuk berbicara secara baik baik dan dengan sopan.

  1. Menunjukkan Rasa Terima Kasih dan Sifat Bersahabat

Ada baiknya untuk mengucapkan terimakasih kepada pelanggan pada saat mereka membayar atau menunjukkan itikad baik untuk membayar. Meskipun terdengar sepele namun ucapan terimakasih ternyata bisa merubah banyak hal sehingga pelanggan akan menjadi semakin nyaman. Selain itu, tak ada salahnya juga untuk memberikan bingkisan kecil sekali sekali kepada pelanggan. Rasa bersahabat ini akan mempererat hubungan anda dan pelanggan sehingga bukan tak mungkin pelanggan akan lebih bisa disiplin dalam melakukan pembayaran. Sebuah cara yang sederhana bukan?

Related Posts
kontrol asset anda agar tidak hilangmenentukan promosi $zopim( function() { })